Globaldetik.com | ACEH UTARA – Tanah Pasir, Pengajian umum dalam rangka pembukaan Dayah Cabang Paya Pasi, disampaikan Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi) di Desa Canggeuk, Jumat, 9 Mei 2025, menekankan pentingnya menanam ilmu agama. “Belajarlah baru beramal, baik dalam pengajian Tastafi atau Sirulmuhtadin,” pesannya, mengarahkan pesan ini kepada orang tua demi regenerasi anak cucu yang bertakwa dan berakhlak mulia.

Abu Paya Pasi menggambarkan pentingnya pendidikan dengan analogi: “Cadas dan juram mengangga di seluruh pelosok desa. Berkaca pada kebodohan—jangan letakkan seekor keledai di tengah rimba raya yang akan lari menyelamatkan diri dari singa,” tegasnya. Ia mengajak untuk belajar dari semut dan lebah, bersatu padu membangun kekompakan demi mewujudkan cita-cita. “Sisi-sisi pemimpin harus tahu siapa yang dipimpin,” tambahnya. Ia juga menekankan kewajiban memberikan pendidikan agama kepada anak-anak di dayah, berharap kesuksesan usaha ini.

Dayah Cabang Paya Pasi, yang akan berdiri di bekas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) seluas ± 2.200 m² (tanah wakaf Alm. H. Abdurrahman, AR, Jalan Cut Nyak Asih, Desa Canggeuk, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara), akan dipimpin Abu Paya Pasi dengan beberapa murid. Kebutuhan yang perlu diperhatikan bersama meliputi tempat mondok, bangunan untuk belajar mengajar, dapur, MCK, dan air bersih. Abu Paya Pasi berharap masyarakat makmur dan kompak dalam membangun dayah ini.

T. Raja Habibi, mewakili keluarga dan sebagai Ketua Panitia (transisi), mengajak tokoh Desa Canggeuk, Kumbang, Prie, Keutapang, Matang Janeng, dan lainnya untuk mendukung pembangunan dayah ini demi regenerasi muda Tanah Pasir. Ia mengajak semua pihak untuk memikul tanggung jawab bersama, menyerahkan struktur panitia sepenuhnya kepada pimpinan dayah nantinya.

Hadir dalam pengajian tersebut Sekcam Tanah Pasir Tgk. Rusli, A.SE, perwakilan Danramil dan Kapolsek, Tgk. Muhtaruddin Annas, Abi Nasruwan, Abi Bustami, Imum Mukim Jrat Manyang, Imum Mukim Matang Panyang, para keuchik, dan sejumlah tokoh lainnya.

(Penulis: Balia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *