GLOBAL DETIK.COM  | ACEH UTARA – 8 Maret 2026 – Puskesmas Tanah Jambo Aye Desa Cempedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, menghadapi kerusakan setelah gedung rawatan dan seluruh fasilitas pendukungnya rusak akibat banjir yang melanda pada November 2025. Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan bagi lebih dari 45.000 jiwa masyarakat sekitar terganggu secara signifikan, membutuhkan perhatian dan tindakan segera dari pemerintah pada semua tingkatan, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Kepala Puskesmas, Yusriadi S.Kep., M.K.M menyampaikan rincian kerusakan yang memerlukan penanganan mendesak:

– Ruang pelayanan utama, gedung rawatan, rumah dinas tenaga kesehatan, Puskesmas Pembantu (Pustu) Ulegle, dan Meunasah Geudong mengalami kerusakan berat akibat genangan air dan guncangan akibat banjir.

– Tower toren air mengalami kerusakan yang berisiko roboh akibat terjangan banjir. Sehingga pasokan air bersih tidak berfungsi, menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas pelayanan kesehatan.

– Alat kesehatan penting seperti ruang bersalin tidak layak digunakan, alat fisioterapi rusak total, serta dental unit dan peralatan pemeriksaan gigi tidak dapat beroperasi lagi.

“Kini kami hanya dapat beroperasi di ruangan sementara dengan kapasitas sangat terbatas,” jelas Yusriadi. Ia menambahkan bahwa banyak kasus yang seharusnya dapat ditangani di puskesmas, seperti persalinan normal dan pemeriksaan kesehatan dasar, kini harus dirujuk ke rumah sakit yang berjarak jauh.

Selain itu, kondisi jalan yang belum pulih pasca banjir semakin memperparah kesulitan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan lainnya. “Anak-anak, lansia, dan ibu hamil menjadi kelompok paling terdampak. Tanpa perbaikan segera, target pembangunan kesehatan daerah akan sulit tercapai,” tandasnya.

SERUAN KHUSUS UNTUK PEMERINTAH
Pihak puskesmas mengajak agar BNPB dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan gedung dan pengadaan alat kesehatan baru. Puskesmas ini perlu dimasukkan secara khusus dalam program pemulihan pasca bencana kesehatan di wilayah Aceh.

“Kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi puskesmas kami. Banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang layak, pak,” pungkas Yusriadi.

(Masykur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *