Global detik.com | Bireuen — Azwar Nyak Hasan kembali terpilih sebagai Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Bireuen untuk periode kedua, 2026–2030, dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen. Kemenangan atau penetapan kembali Azwar Nyak Hasan ini menandai berlanjutnya kepemimpinan beliau di organisasi KB PII Bireuen untuk satu periode ke depan, setelah melalui proses musyawarah yang melibatkan berbagai elemen keluarga besar PII di daerah tersebut.

Muscab VI KB PII Bireuen kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan dinamika organisasi saat ini, yakni “Merajut Kebersamaan dalam Membangun Generasi Tangguh untuk Kemajuan Umat.” Tema ini diharapkan menjadi landasan semangat bagi seluruh peserta dan pengurus terpilih untuk terus mempererat tali silaturahmi, membangun kader-kader yang tangguh, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan umat di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.

Dalam forum musyawarah dan proses pemilihan Ketua KB PII Bireuen tersebut, terdapat empat nama calon yang diusulkan oleh peserta musyawarah, yakni Azwar Nyak Hasan, ST., Mahyani, S.H., M.H., Mustafa A Plimbang, S.Pd., dan T. Qadarisman, M.Si. Kehadiran empat calon ini menunjukkan adanya dinamika demokrasi yang sehat serta ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan KB PII Bireuen, sehingga proses pemilihan kali ini berlangsung dengan kompetitif namun tetap dalam suasana kekeluargaan yang harmonis.

Setelah melalui proses musyawarah yang panjang, mendalam, dan mempertimbangkan berbagai aspirasi serta usulan dari seluruh peserta yang hadir, forum akhirnya mencapai mufakat untuk kembali menetapkan Azwar Nyak Hasan, ST. sebagai Ketua KB PII Kabupaten Bireuen guna melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua, 2026–2030. Keputusan mufakat ini diambil dengan pertimbangan pengalaman, jejak rekam, serta dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Azwar Nyak Hasan selama memimpin pada periode sebelumnya.

Terpilihnya kembali Azwar Nyak Hasan menunjukkan adanya kepercayaan yang kuat dan luas dari keluarga besar alumni PII Bireuen terhadap kepemimpinannya dalam melanjutkan program-program organisasi serta memperkuat peran KB PII di tengah masyarakat. Kepercayaan ini tentunya menjadi amanah yang besar sekaligus motivasi bagi Azwar untuk bekerja lebih giat, transparan, dan inklusif dalam membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik dan bermanfaat bagi banyak pihak.

Ketua Panitia Pelaksana Muscab VI KB PII Bireuen, Saiful Hadi, SH., M.H., didampingi oleh Sekretaris Panitia, Ilham Saputra, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Muscab berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Beliau menekankan bahwa persiapan yang matang serta partisipasi aktif dari seluruh elemen keluarga besar PII Bireuen menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Muscab kali ini, sehingga seluruh agenda dapat terselesaikan sesuai jadwal dan dengan suasana yang kondusif.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dan strategis bagi keluarga besar PII Kabupaten Bireuen untuk mempererat silaturahmi, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menentukan arah kepemimpinan KB PII Bireuen untuk periode 2026–2030. Muscab ini bukan sekadar forum pergantian pengurus semata, melainkan juga wadah evaluasi kinerja, pertukaran gagasan, serta penyusunan rencana strategis yang akan dijalankan oleh kepengurusan baru di masa mendatang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Muscab VI Keluarga Besar PII Bireuen berjalan dengan lancar. Muscab kali ini dihadiri oleh 100 orang peserta. Muscab ini menjadi ruang bagi seluruh keluarga besar PII Bireuen untuk bermusyawarah, mempererat kebersamaan, serta menentukan kepemimpinan KB PII Bireuen untuk periode mendatang,” sebut Saiful Hadi saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kegiatan.

Usai ditetapkan sebagai Ketua KB PII Bireuen periode 2026–2030, Azwar Nyak Hasan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus melakukan penguatan organisasi ke depan. Beliau menegaskan bahwa kepemimpinan periode kedua ini akan fokus pada penyempurnaan program-program yang belum tuntas serta inovasi kegiatan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika zaman yang terus berkembang.

Salah satu perhatian utama yang disampaikannya adalah penyelesaian pembangunan Sekretariat PII Bireuen yang hingga saat ini masih membutuhkan penyempurnaan. Azwar menyadari bahwa sekretariat yang representatif merupakan kebutuhan mendasar bagi sebuah organisasi, sehingga prioritas utama di awal kepemimpinannya adalah memastikan fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh keluarga besar PII Bireuen.

“Keberadaan sekretariat yang representatif sangat penting sebagai pusat aktivitas, komunikasi, dan konsolidasi keluarga besar PII di Kabupaten Bireuen,” katanya dengan tegas. Beliau berharap dengan adanya sekretariat yang layak, koordinasi antar-elemen organisasi akan semakin baik, program-program dapat direncanakan dan dieksekusi dengan lebih efektif, serta kehadiran KB PII Bireuen di tengah masyarakat akan semakin terasa dan nyata.

Azwar juga mengajak seluruh keluarga besar Pii Kabupaten Bireuen untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat silaturahmi, serta memberikan kontribusi nyata dalam membangun organisasi. Beliau menekankan bahwa organisasi ini milik semua alumni, sehingga keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif, dukungan, dan sinergi dari seluruh anggota, baik yang masih muda maupun yang sudah senior.

“Ke depan, kita ingin seluruh alumni terus menjaga kekompakan dan kebersamaan. Organisasi ini tidak mungkin berjalan hanya dengan mengandalkan satu atau dua orang. Dibutuhkan dukungan, gagasan, dan kontribusi seluruh keluarga besar PII agar KB PII Bireuen semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dia menegaskan bahwa kepemimpinan periode 2026–2030 akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal, peningkatan kontribusi alumni, serta pengembangan program-program yang relevan dengan kebutuhan umat dan masyarakat. Fokus utama adalah memperkuat basis organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak agar KB PII Bireuen semakin berdaya dan berpengaruh positif di daerah ini.

Muscab VI KB PII Bireuen diharapkan tidak hanya menjadi agenda pergantian atau penetapan kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menyatukan langkah seluruh keluarga besar PII Bireuen. Momentum ini harus menjadi pemicu lahirnya gagasan-gagasan baru, program-program inovatif, serta semangat kolaborasi yang lebih erat di antara seluruh elemen organisasi demi kemajuan bersama.

Dengan semangat “Merajut Kebersamaan dalam Membangun Generasi Tangguh untuk Kemajuan Umat,” KB PII Bireuen diharapkan mampu melahirkan gagasan dan program strategis yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, pembinaan generasi muda, serta kemajuan umat di Kabupaten Bireuen. Tema ini harus menjadi pedoman yang hidup dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh kepengurusan baru di masa mendatang.

Kepengurusan baru KB PII Bireuen periode 2026–2030 diharapkan dapat melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan semangat kolaborasi, kekeluargaan, dan pengabdian, sehingga KB PII Bireuen semakin kuat, solid, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh elemen organisasi dipersilakan untuk berperan aktif, memberikan masukan, dan bekerja sama demi terwujudnya visi serta misi yang telah disepakati bersama.

Hingga berita ini diturunkan, Azwar Nyak Hasan bersama seluruh jajaran pengurus baru KB PII Bireuen periode 2026–2030 telah mulai menyusun rencana kerja dan langkah strategis untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh seluruh keluarga besar PII Bireuen. Masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Bireuen, menantikan kehadiran KB PII Bireuen yang semakin berperan aktif, konstruktif, dan bermanfaat bagi kemajuan umat serta pembangunan daerah di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *