GLOBALDETIK.COM | Aceh Timur – Keterbatasan akses perbankan menjadi permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat di 26 desa yang berada di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran lembaga perbankan di wilayah ini sangat dibutuhkan, mengingat geliat ekonomi yang semakin meningkat dan volume transaksi keuangan yang signifikan, terutama terkait dengan dana desa. Situasi ini menimbulkan berbagai kendala dan ketidaknyamanan bagi warga.
Saat ini, warga Kecamatan Madat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mengakses layanan perbankan. Mereka terpaksa pergi ke kecamatan tetangga, yaitu Kecamatan Pante Bidari, di wilayah Lhok Nibong, untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan mereka. Jarak yang ditempuh, meskipun tidak terlalu jauh secara geografis, namun tetap menimbulkan kesulitan dan pemborosan waktu, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas. “Bank sangat penting bagi warga Kecamatan Madat dan sekitarnya. Ketidakhadiran bank di sini membuat warga kesulitan. Kami harus pergi ke kecamatan tetangga di Lhok Nibong (Pante Bidari). Meskipun jaraknya tidak seberapa jauh, tetapi sangat merepotkan,” ungkap Azhar, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Madat, saat diwawancarai Globaldetik.com pada Minggu, 16 Maret 2025.
Sebagai alternatif, beberapa unit BRILink yang dikelola oleh warga setempat tersedia di Kecamatan Madat. Namun, layanan BRILink ini memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas transaksi. “Jika warga ingin menarik dan mentransfer uang dalam jumlah terbatas, BRILink bisa menampung. Tetapi, jika dalam jumlah banyak, tidak bisa,” jelas Azhar. Keterbatasan ini menimbulkan kendala serius, terutama dalam hal pencairan gaji PNS, TNI/Polri yang bertugas di Kecamatan Madat. Proses pencairan dana desa, pencairan dana BOS di sekolah-sekolah, dan berbagai transaksi keuangan lainnya juga terhambat oleh minimnya akses perbankan.
Oleh karena itu, Azhar, yang juga mantan Ketua Forum Keuchik Kecamatan Madat, menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar segera menyediakan fasilitas perbankan di Kecamatan Madat. Kehadiran bank diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas transaksi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
(AR)

