Globaldetik.com | KOTA LANGSA – Kamis (15/5/2026, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengajak seluruh mahasiswa asal wilayah tersebut yang terdampak bencana hidrometeorologi untuk segera memanfaatkan Program Bantuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Program ini resmi dibuka oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh sebagai wujud dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan para pelajar yang terkena dampak musibah.
Bantuan ini ditujukan khusus bagi mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan pada jenjang D1, D2, D3, D4 hingga S1, dan berdomisili di wilayah-wilayah Aceh yang dinyatakan terdampak parah bencana hidrometeorologi, termasuk di dalamnya Kota Langsa.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE, dalam pernyataannya pada Kamis, 15 Mei 2026, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar kendala akibat bencana tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk terus menempuh pendidikan.
“Pemerintah Kota Langsa mengajak seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat dan ketentuan agar segera mendaftarkan diri serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa dan keluarga yang terdampak, sehingga mereka tetap bisa melanjutkan studi dengan tenang,” ujar beliau.
Adapun jadwal pendaftaran program ini dibuka mulai Senin, 11 Mei 2026 dan akan ditutup secara resmi pada Selasa, 2 Juni 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui tautan berikut: Pendaftaran Bantuan Pendidikan BPSDM Aceh.
Berikut adalah persyaratan lengkap yang wajib dipenuhi oleh calon penerima bantuan:
– Merupakan mahasiswa aktif jenjang D1 hingga S1, dibuktikan dengan surat keterangan aktif kuliah, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau surat pengganti KTM, Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), serta transkrip nilai yang memuat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
– Berstatus penduduk Aceh dan telah berdomisili minimal selama dua tahun, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
– Berdomisili di desa atau kecamatan yang dinyatakan terdampak parah bencana hidrometeorologi, dibuktikan dengan surat keterangan resmi dari Keuchik/Kepala Desa, atau surat rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota maupun Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
– Memiliki kondisi ekonomi yang terdampak bencana, khususnya bagi keluarga yang masuk dalam kategori rentan, dibuktikan dengan surat keterangan terdampak dari Keuchik/Kepala Desa sesuai data pada KTP dan KK.
– Tidak sedang menerima bantuan pendidikan atau beasiswa penuh dari sumber lain, dibuktikan dengan surat keterangan dari perguruan tinggi yang bersangkutan.
– Memiliki rekening atas nama pribadi di Bank Aceh Syariah, dengan salinan buku rekening diserahkan pada saat dinyatakan lulus seleksi.
Pemerintah Kota Langsa berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi kriteria dapat segera melengkapi seluruh dokumen persyaratan dan mengikuti alur pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Red)

