GLOBALDETIK.COM | ACEH TIMUR – Puluhan warga Desa Rambong Lop Kecamatan Madat , Kabupaten Aceh Timur, yang tergabung dalam Kelompok Tani  Piaman Puteh , merayakan kesuksesan panen raya dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas padi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan Gerakan Nasional.

Acara ini juga terhubung secara virtual dengan Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi dari Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,Senin 7/4/2025 pagi.

Dengan kerja keras, kerjasama, dan inovasi. Kelompok tani ini telah mencapai hasil panen yang mengesankan untuk menjadi contoh positif bagi petani lain di sekitarnya.

Ketua Kelompok Tani Piaman Puteh, Abdul  Rahman mengaku bersyukur, bahwa di antara 112 Kelompok Tani di Kecamatan Madat , Desa Rambong Lop sukses menggelar panen raya.

Adapun proses, penanaman dimulai pada bulan November 2024 lalu.

“Dari 112 Kelompok Tani yang ada, Alhamdulillah, Kelompok kami yang berhasil pada tahun ini panen raya dan tanam padi. Semoga hasil ini kedepannya bisa lebih ditingkatkan dan semua  Desa yang ada di Kecamatan Madat bisa ikut seperti kegiatan ini,” jelasnya.

Selain itu, Ia berharap, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur dapat memberikan dukungan dalam upaya meningkatkan perkembangan pertanian khususnya di Desa Rambong Lop.

Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan fasilitas seperti pintu air, mesin pompa, tempat penyimpanan alat pertanian, serta memperbaiki infrastruktur  dan distribusi hasil panen padi.

Dukungan ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan sektor pertanian di daerah ini dan meningkatkan kesejahteraan para petani setempat.

Sementara itu,Tokoh Masyarakat Kecamatan  Madat,Azhar saat ditemui Globaldetik.com,mengucapkan terima kasih kepada semua petani yang telah bekerja keras dan berkorban demi kesuksesan panen raya ini.

Azhar  juga menekankan bahwa pelaksanaan panen raya di Desa Rambong Lop, yang terletak di wilayah yang kaya air ini, dapat dijadikan sebagai contoh bagi desa-desa lain dalam menerapkan pola pertanian organik.

Dengan demikian, diharapkan pertanian organik bisa menjadi model yang berkelanjutan dan membantu menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan hasil panen.

“Mungkin di daerah lain bisa meniru pola menanam padi kawan-kawan yang ada di Desa Rambong Lop ini. Sehingga, setiap tahunnya tertanam dengan baik padi kita di Kabupaten Aceh Timur,” harapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh; Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.H; Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P; Kapolres Aceh Timur diwakili Wakapolres, Kompol Iswar, S.H; Kepala Dinas Pertanian Dan Holtikultura Kabupaten Aceh Timur, Erwin Atlizar, S.TP., M.Si, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Penyuluh Kabupaten Aceh Timur,Tajul Hidayat, S.S; Kabulog Langsa Nasrizal Ramadhan; Muspika Kecamatan Madat, Para Geuchik dan perangkat gampong dalam wilayah Kecamatan Madat; Kelompok Tani Desa Rambong Lhop; Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi Dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Aceh Timur, Zaid dan Brigade Swasembada Pangan Kecamatan Madat.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *