Global detik.com  |  ACEH TIMUR   –   Di belantara hijau Pante Bidari, bersemayam sebuah desa yang memancarkan kedamaian, di Gampong Seuneubok Saboh Pada Rabu yang cerah, 29 Oktober 2025, desa ini menjadi saksi bisu sebuah peristiwa agung, sebuah perayaan demokrasi yang akan menuntun arah masa depan. Mentari pagi menyapa dengan kehangatan, seolah merestui hari yang penuh harapan ini.

Dari kejauhan, terlihat warga berduyun-duyun melangkah menuju meunasah, bangunan sederhana yang hari itu berubah menjadi pusat aspirasi. Meunasah, yang biasanya menjadi tempat berbagi cerita dan bermufakat, kini menjadi saksi bisu pemilihan Keuchik definitif periode 2025-2031. Di wajah-wajah yang berseri, terpancar asa setinggi langit, sehangat aroma kopi tubruk yang menemani pagi mereka.

Pemilihan ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan sebuah momen sakral bagi seluruh warga Seuneubok Saboh. Di pundak Keuchik terpilih, amanah desa akan diemban selama enam tahun ke depan. Arah pembangunan, kesejahteraan, dan keharmonisan desa, semua akan bergantung pada kearifan pemimpin yang mereka pilih.

Di bawah teduhnya pepohonan, Zainal Abidin, Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Seuneubok Saboh, berdiri dengan tenang. Dengan suara yang teduh, ia menjelaskan bahwa proses pemilihan telah dipersiapkan dengan seksama, mengedepankan prinsip kejujuran dan keterbukaan. “Kami bentuk tim P2K yang solid dan bekerja keras memastikan semua tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan,” ujarnya, bijak bak nasehat orang tua.

 

Setelah terpilih, Mukhtar yang terpilih] berjabat tangan dengan kandidat yang tidak terpilih. Momen tersebut disaksikan oleh Mustika

 

Sebelum hari yang dinanti tiba, tahapan pemilihan Keuchik telah dimulai jauh hari sebelumnya. Pendaftaran dan penyaringan calon dilakukan dengan teliti, memastikan hanya yang terbaik yang akan terpilih. Setelah melewati seleksi administrasi dan wawancara yang cermat, terpilihlah dua kandidat yang dianggap layak memimpin Gampong Seuneubok Saboh.

Keduanya adalah Mukhtar alias (Tgk Muda) dan Chibran, putra-putra terbaik desa yang memiliki impian mulia untuk memajukan kampung halaman. Muchtar, dengan pengalaman dan kearifannya, serta Chibran, dengan semangat muda dan ide-ide cemerlangnya. Keduanya sama-sama memiliki niat tulus untuk membangun desa.

“Pemilihan Keuchik kali ini diikuti dua peserta saja, keduanya putra terbaik desa yang dihormati dan memiliki niat tulus membangun Gampong Seuneubok Saboh,” jelas Zainal Abidin. “Kami beri kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan dan rencana kerja mereka ke masyarakat.”

Sebelum hari pemilihan, P2K juga rajin menyosialisasikan tata cara pemilihan, pentingnya partisipasi, serta rekam jejak kandidat. Tujuannya sederhana, agar masyarakat dapat memilih dengan bijaksana, tidak seperti membeli kucing dalam karung.

Di hari pemilihan, suasana di sekitar meunasah Gampong Seuneubok Saboh begitu hangat. Warga dari berbagai usia dan latar belakang berbaur menjadi satu, menyatukan tekad untuk memilih pemimpin yang amanah. Di wajah mereka, terpancar semangat gotong royong dan kebersamaan yang begitu mendalam.

Sebelum memasuki TPS, setiap warga wajib menunjukkan kartu identitas dan surat undangan memilih. Dengan sabar, mereka mengantre untuk menyalurkan hak suara. Di dalam bilik suara, mereka merenung sejenak, memikirkan masa depan desa yang mereka cintai.

Penghitungan suara dilakukan secara transparan, disaksikan oleh saksi dari kedua kandidat, putra terbaik desa, perwakilan pemerintah kecamatan, serta insan pers . Suasana tegang namun tetap damai. Setiap suara dihitung dengan cermat, memastikan tidak ada kekeliruan.

Setelah penghitungan suara rampung, diumumkan bahwa Mukhtar alias Tgk Muda berhasil meraih 230 suara sah, mengungguli Chibran yang memperoleh 190 suara. Dengan demikian, Mukhtar alias Tgk Muda ditetapkan sebagai Keuchik terpilih Gampong Seuneubok Saboh periode 2025-2031. Di balik bilik suara, terukir harapan dan cita-cita warga Seuneubok Saboh. Semoga Keuchik terpilih dapat mewujudkan semua itu, membawa desa Seuneubok Saboh menuju masa depan yang gemilang

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *