​ACEH TAMIANG, GLOBALDETIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang memberikan peringatan keras kepada para pengusaha dan penyedia material bangunan di wilayahnya untuk tidak menaikkan harga secara sepihak. Imbauan ini ditegaskan seiring dimulainya penyaluran Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III Termin I bagi 22.250 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi.

​Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail,S.Ei di Lapangan GOR Aceh Tamiang, Senin (22/6/2026).

Ismail meminta para penyedia material menjaga stabilitas pasokan dan harga demi kelancaran proses rehabilitasi rumah masyarakat.

​”Kami mengimbau para penyedia material bangunan untuk menjaga ketersediaan stok serta menghindari kenaikan harga akibat tingginya permintaan. Jangan memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan tidak wajar,” tegas Ismail  Wakil Bupati Aceh Tamiang dalam sambutannya.

 

​Pemerintah daerah juga mengingatkan para warga penerima manfaat agar menggunakan dana bantuan tersebut secara bijak dan tepat sasaran, yakni khusus untuk memperbaiki kerusakan tempat tinggal, bukan untuk kebutuhan konsumtif lainnya.

​Berdasarkan data resmi, total anggaran yang dikucurkan BNPB pada Tahap III Termin I ini mencapai Rp93,75 miliar, yang dialokasikan untuk kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang. Secara akumulatif, total bantuan stimulan perbaikan rumah di Aceh Tamiang yang telah dan akan disalurkan menyentuh angka Rp292,62 miliar.

​Selain perbaikan fisik rumah, pemerintah juga tengah memproses penyaluran Jaminan Hidup (Jadup), Stimulan Ekonomi, dan penggantian perabot rumah tangga untuk Tahap III dan IV yang dijadwalkan berlangsung sejak 20 Juni hingga 11 Juli 2026.

​Bantuan dari Kementerian Sosial RI tersebut menyasar 52.941 KK (147.157 jiwa) dengan total nilai nominal mencapai Rp625,12 miliar. Sementara itu, untuk kategori rumah rusak berat, tercatat sebanyak 10.045 unit rumah telah ditetapkan melalui SK By Name By Address (BNBA) dari Tahap I hingga V.

​Sementara itu, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyampaikan bahwa dana stimulan ini akan dikirimkan langsung ke rekening bank masing-masing penerima manfaat tanpa perantara. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan mengantisipasi adanya pemotongan liar.

​”Dana bantuan langsung masuk ke rekening penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini segera diserap dan dimanfaatkan agar pemulihan masyarakat berjalan cepat, sehingga proses penyaluran untuk Tahap IV dan selanjutnya bisa segera kami laksanakan,” kata Suharyanto.

 

​Suharyanto menambahkan, Pemerintah Pusat melalui kementerian dan lembaga terkait berkomitmen penuh dalam rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang, termasuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur publik yang rusak seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan.

​Guna memastikan penyaluran berjalan akuntabel, Pemkab Aceh Tamiang bersama unsur penegak hukum akan melakukan pengawasan dan pendampingan ketat di lapangan agar seluruh bantuan jatuh ke tangan yang tepat tanpa adanya penyimpangan.

​Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat BNPB RI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan sektor swasta, para camat, serta masyarakat penerima manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *