By Rafly Kande

Dalam sebuah perusahaan, seorang direktur dipilih untuk menjalankan amanah para pemegang saham. Direktur bukan milik lingkaran terdekatnya, bukan milik stafnya, dan bukan pula milik kelompok tertentu. Ia bekerja untuk seluruh pemilik perusahaan.

Demikian pula dalam demokrasi. Seorang gubernur dipilih oleh rakyat untuk mengelola pemerintahan atas nama seluruh masyarakat. Ia bukan hanya pemimpin bagi mereka yang berada di sekelilingnya, melainkan juga bagi mereka yang berada jauh dari pusat kekuasaan.

Karena itu, ketika akses komunikasi kepada seorang pemimpin menjadi semakin sulit, sering muncul pertanyaan di tengah masyarakat: apakah yang dijaga itu pemimpinnya, atau justru jarak antara pemimpin dengan rakyatnya?

Tentu setiap pemimpin membutuhkan sistem penyaringan. Tidak semua orang bisa bertemu setiap saat. Tidak semua usulan dapat langsung sampai ke meja pengambil keputusan. Namun fungsi sistem seharusnya adalah mempermudah aliran informasi yang berkualitas, bukan memutus hubungan antara pemimpin dan sumber-sumber gagasan di masyarakat.

Sejarah menunjukkan bahwa banyak pemimpin besar justru kuat karena mampu mendengar suara dari berbagai arah. Mereka tidak hanya mendengar apa yang ingin didengar, tetapi juga apa yang perlu didengar. Kritik, masukan, dan pandangan alternatif sering kali menjadi sumber koreksi yang menjaga kualitas keputusan.

Dalam konteks Aceh, tantangan pembangunan yang dihadapi terlalu besar untuk diselesaikan oleh satu kelompok atau satu lingkaran saja. Dibutuhkan keterlibatan akademisi, pengusaha, masyarakat sipil, diaspora, generasi muda, hingga masyarakat akar rumput. Semua adalah sumber energi dan pengetahuan yang dapat membantu mempercepat pembangunan.

Pada akhirnya, rakyat tidak memilih sebuah lingkaran. Rakyat memilih seorang gubernur untuk memimpin dan mengambil keputusan. Karena itu, semakin terbuka saluran komunikasi antara pemimpin dan masyarakat, semakin besar pula peluang lahirnya kebijakan yang tepat dan responsif.

Pemimpin yang kuat bukanlah pemimpin yang paling sulit dijangkau. Pemimpin yang kuat adalah pemimpin yang mampu tetap mendengar, meskipun berada di puncak kekuasaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *