BANDA ACEH, GLOBALDETIK.COM – Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian, insan pers, ulama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian di Bumi Serambi Mekkah.
Harapan tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah yang akrab disapa Popon. Ia mengucapkan selamat datang kepada Brigjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh yang baru, sekaligus mengajak jajaran Polda Aceh untuk terus membangun komunikasi yang erat dengan insan media.
Menurut Popon, media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, menangkal penyebaran hoaks, serta membangun optimisme masyarakat terhadap pembangunan di Aceh.
“Kami berharap Kapolda Aceh yang baru dapat terus bersinergi dengan insan media. Hubungan yang harmonis antara kepolisian dan pers akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan rasa aman, nyaman, serta menjaga kondusivitas daerah,” ujar Popon dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Ia menilai, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dengan media akan melahirkan kepercayaan publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, sinergi tersebut dianggap menjadi benteng penting dalam menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menjaga persatuan masyarakat.
Lebih lanjut, Popon menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyerap dinamika informasi yang berkembang di Aceh.
“Kapolda Aceh yang baru setiap menerima informasi kami harap harus melakukan cek and cek, cross cek dan finish cek, sehingga informasi yang diterima tidak bersifat fitnah sehingga informasi selalu akurat, baik itu informasi dari masyarakat ataupun dari pihak internal/orang terdekat karena aceh juga merupakan daerah bekas konflik dan tsunami/bencana alam yang dahsyat sehingga pola fikir masyarakat Aceh berbeda dengan daerah lain di Indonesia,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh menggantikan Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purna tugas.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP./2026 yang diterbitkan pada Juni 2026. Dalam telegram tersebut, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Polda Aceh dalam rangka pensiun.
Popon juga menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polda Aceh. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih dapat menjadi fondasi bagi kepemimpinan baru untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Estafet kepemimpinan ini kami harapkan mampu menghadirkan semangat baru. Dengan merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, kami optimistis Aceh akan semakin aman, damai, dan kondusif,” pungkas Popon.

