ACEH TAMIANG, GLOBALDETIK.COM – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus menunjukkan progres signifikan di Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satu titik fokus pembangunan yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat adalah TK Anak Pantai yang berlokasi di Kampung Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara.
Sekolah anak usia dini ini mendapatkan suntikan dana revitalisasi senilai Rp308.053.000 yang bersumber langsung dari APBN. Melalui anggaran tersebut, sekolah melakukan perbaikan menyeluruh yang mencakup rehabilitasi ruang kelas dan ruang administrasi, pembangunan toilet, penataan lingkungan sekolah, pembuatan taman bermain, pembangunan pagar, hingga pemasangan paving block.
Progres Fisik Sentuh 78 Persen
Hingga pertengahan tahun ini, realisasi fisik di lapangan dilaporkan telah mencapai angka 78 persen. Dengan menyisakan sekitar 22 persen pekerjaan, pihak sekolah optimis seluruh target fisik akan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.
Kepala TK Anak Pantai, Fitriani, S.Pd., menjelaskan bahwa pengerjaan sisa struktur bangunan kini hanya menyisakan tahap penyelesaian akhir (finishing).
”Alhamdulillah, rehabilitasi ruang kelas, ruang administrasi, pembangunan toilet, penataan lingkungan, dan taman bermain telah selesai dikerjakan. Saat ini kami tinggal menyelesaikan pembangunan pagar sekolah dan pemasangan paving block,” terang Fitriani saat meninjau langsung lokasi, didampingi Datok Penghulu Kampung Kuala Peunaga, Iboy, serta konsultan pendamping proyek.
Sesuai dengan linimasa baku pemerintah, program revitalisasi mandiri yang dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) ini dialokasikan berjalan selama 90 hari kalender, terhitung sejak 27 April hingga berakhir pada 25 Juli 2026. Dengan adanya pendampingan tenaga teknis dan pengawasan berkala, seluruh pengerjaan dipastikan berjalan di atas rel perencanaan.
Transparansi Berkala ke Dinas Pendidikan
Guna menjamin akuntabilitas serta ketepatan waktu, Fitriani menegaskan bahwa setiap kurva progres fisik dan serapan anggaran selalu dilaporkan secara berkala kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang.
”Setiap progres penyelesaian kami laporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang agar pelaksanaan pembangunan dapat dipantau secara berkala dan berjalan sesuai harapan,” tuturnya.
Saat memperlihatkan ruang kelas yang telah selesai direhabilitasi, perbedaan visual dan fungsional gedung sebelum dan sesudah program tampak sangat kontras. Ruang kelas kini jauh lebih representatif dan siap digunakan untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif.
”Kami berupaya bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Ruang-ruang yang direhabilitasi kini sudah selesai dikerjakan dengan baik. Saat ini kami fokus menyelesaikan pagar dan paving block agar seluruh pekerjaan dapat rampung tepat waktu,” tambahnya lagi.
Dorong Mutu Pendidikan di Kuala Peunaga
Sebagai informasi, pembenahan infrastruktur di TK Anak Pantai ini merupakan bagian kecil dari proyek strategis nasional yang menyasar total 254 satuan pendidikan di 12 kecamatan se-Kabupaten Aceh Tamiang sepanjang tahun anggaran 2026.
Melalui akselerasi pembangunan ini, Fitriani berharap peningkatan fasilitas fisik mampu berbanding lurus dengan peningkatan kualitas output pendidikan anak usia dini, khususnya di kawasan pesisir Kampung Kuala Peunaga. Fasilitas yang baik diharapkan mampu mengerek motivasi mengajar bagi guru dan gairah belajar bagi siswa.
”Kami berharap setelah revitalisasi selesai 100 persen, TK Anak Pantai semakin berkembang dan mampu bersaing dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Tamiang. Target kami, seluruh pekerjaan selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya,” pungkasnya.
Pembenahan infrastruktur pendidikan pada dasarnya adalah investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia. Bagi warga Kuala Peunaga, kepastian rampungnya proyek ini tepat waktu adalah jaminan bahwa generasi penerus mereka akan segera mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak.

