SUBULUSSALAM –Globaldetik.com Proses penyaluran bantuan pangan bersumber dari Perum Bulog di Kantor Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan ketidaksesuaian porsi dan masalah dalam pelayanan saat pembagian berlangsung. (27/06/2026)

Seorang warga penerima bantuan bernama Nurbana menyampaikan bahwa ia hanya memperoleh 1 sak beras dan 2 liter minyak goreng. Padahal berdasarkan informasi yang diterimanya, setiap warga yang berhak seharusnya mendapatkan 2 sak beras dan 4 liter minyak goreng.

Tidak hanya masalah jumlah, warga tersebut juga mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan saat menanyakan hal tersebut. Ia menyebut sempat dimarahi dan diperlakukan kasar oleh petugas yang bertugas mengelola distribusi bantuan.

Karena merasa tidak diperlakukan dengan baik dan tidak sesuai hak yang seharusnya diterima, Nurbana akhirnya memutuskan mengembalikan paket bantuan tersebut kepada petugas di lokasi.

Hal ini memunculkan keraguan di kalangan masyarakat terkait transparansi dan keadilan dalam proses penyaluran bantuan sosial dari pemerintah.

Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen Perum Bulog maupun pihak yang bertanggung jawab langsung atas pelaksanaan pembagian di Desa Suka Makmur belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan atau klarifikasi resmi.

Penjabat Kepala Desa Suka Makmur yang juga dihubungi awak media melalui WhatsApp hingga saat ini belum memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut.

 

Menanggapi kejadian ini, Ketua LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam, Anton, menyatakan keprihatinannya. Ia menduga adanya praktik yang tidak transparan dalam pengelolaan bantuan tersebut.

“Kami mengkhawatirkan ada hal-hal yang tidak benar dalam proses ini. Bantuan ini adalah hak warga yang harus disalurkan dengan jujur dan tepat sasaran. Jika ada penyimpangan atau kesalahan, harus segera diusut agar tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Anton juga menegaskan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan kasus ini dan menunggu adanya penjelasan resmi dari pihak terkait.

Saat ini masyarakat Desa Suka Makmur menunggu kejelasan dari pihak yang berwenang untuk memastikan apakah hal ini murni kesalahan administrasi, kesalahan teknis, atau terdapat dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan.

Hingga berita diterbitkan, pihak-pihak terkait masih diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan. Media akan memuat jawaban secara berimbang apabila telah diterima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *