Globaldetik.com | Langsa – Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pemikiran Politik Islam IAIN Langsa, mengecam keras aksi Miss waria yang mengenakan selempang yang tulisan nya membawa nama provinsi “Aceh” Yang sempat viral di media sosial.
Sabil menegaskan kepada pihak kepolisian dan pemerintah khususnya pemerintah Aceh untuk segera mengusut tuntas kejadian ini agar tidak terjadinya lagi hal yang sama di daerah mana pun.
“Sangat disayangkan hal ini terjadi, dimana hal ini sangat menyayat hati, pelanggaran syariat yang dipertontonkan telah mencoreng bukan hanya nama Aceh saja, tapi juga syariat Islam. Para pembenci Islam akan menjadikan kejadian ini sebagai justifikasi, mereka akan mengatakan sama saja kok provinsi Aceh”, ungkapnya.
“Dan jangan jangan hal ini dilakukan untuk memperburuk syariat Islam di Aceh, maka saya berharap kepada tokoh tokoh agama Aceh dan para pemuda Aceh dan kita semua mari kita memperkuat syariat Islam di Aceh kita tindak tegas pelaku kemaksiatan di Aceh. Dan jangan beri celah kepada mereka yang ingin merusak citra Aceh sebagai provinsi yang menerapkan syariat Islam. Dan juga menumpas perbuatan zina, penyimpangan seksual dan korupsi dan penyimpangan lain lainnya.”, tambahnya.
Teuku Muhammad sabil juga berharap pemerintah perjelas qanun sebagai legitimasi untuk bertindak, dan masih banyak hal yang berbau kasus transgender khususnya wilayah Aceh.
“Mari semua komponen masyarakat Aceh tuntaskan hal ini dan menjadikan kembali nama provinsi Aceh menjadi lebih baik dan lebih menerapkan sistem syariat Islam”, pungkasnya.

