Simeuleu – Menjelang pelantikkan Bupati dan wakil bupati simeulue terpilih yang akan di laksanakan pada awal ramadhan, setelah pelantikkan Monas-Nusar diminta lakukan pergantian Camat , Jumat (21/2/2025).

Hal tersebut disampaikan salah satu aktivis mahasiswa Simeulue Faji Amin yang sedang menempuh pendidikan di fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Faji menyebutkan Dalam upaya menyongsong kepemimpinan yang baru adanya upaya penyegaran terhadap jabatan Camat yang di lakukan oleh Bupati.

“Harapan kita setelah Pak Nonas dan pak Nusar di lantik hal yang paling utama di lakukan adalah mengevaluasi para camat dan bila perlu dilakukan penyegaran terhadap jabatan camat sehingga di pemerintah yang baru lebih efisien”, Ungkap faji yang juga menjabat sebagai Koordinator Publik Kontrol Aceh.

Bukan tanpa alasan faji mengaku kesal terhadap tindakan oknum camat yang terkesan sewenang-wenang dalam menjalankan pemerintahan.

“Saya terus terang sangat jengkel melihat ketika ada oknum camat yang diduga memberikan rekomendasi kepada PT Raja marga tanpa adanya koordinasi dengan berbagai pihak, kita tidak anti investasi tapi harus mengedepankan aturan yang berlaku bukan sewenang-wenang”, Terang faji.

Lebih lanjut faji menjelaskan upaya penyegaran camat tidak hanya efesiensi akan tetapi dapat memaksimalkan program 100 hari pertama Monas-Nusar.

“Ketika suatu instansi pemerintahan di pimpin orang baru, maka akan lahir berbagai macam gagasan mulai dari kedisiplinan hingga peningkatan mutu pelayanan sehingga program 100 hari pertama langsung terasa di tenga-tenga masyarakat simeulue”, jelas faji.

“Berdasarkan rekam jejak Saya percaya program 100 hari pertama akan membawa misi besar terhadap pembanguan Simeulue, banyak pengalaman dan gagasan yang mereka miliki, Monas-Nusar adalah pemimpin yang profesional dan pro terhadap masyarkat”, Jelas faji

“Semoga apa yang kita harapkan, menjadi bahan pertimbangan pak bupati, kita tidak benci, tapi saat ini kita betul-betul perlu perubahan untuk membangun simeulue”, tutup faji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *