globaldetik.com | ACEH TIMUR — Senja di Lhok Nibong, Senin (24/3/2025), membalut Masjid Baiturrahim dengan nuansa hangat dan damai. Namun, kehangatan itu terasa lebih istimewa. Di sana, terasa getaran kebersamaan dan kepedulian yang begitu dalam, menghangatkan hati. Pemerintah Gampong Keude Baroe dan Gampong Meunasah Teungoh kembali menggelar buka puasa bersama dan santunan anak yatim, sebuah kegiatan yang memasuki tahun kedua, menjaring harapan dan doa tulus.
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar acara formal. Ia adalah wujud syukur dan kepedulian tulus terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan, jembatan kasih sayang yang menghubungkan hati. Acara sakral ini dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat yang dihormati, dan puluhan anak yatim piatu; mata polos mereka memancarkan harapan murni. Kehadiran mereka, kecil dan mungil, menciptakan pemandangan yang sangat menyentuh.
Muzakir, Keuchik Gampong Keude Baroe, juga Ketua Forum Keuchik Kecamatan Pante Bidari, mengucapkan terima kasih yang terdalam atas dukungan semua pihak. Suaranya bergetar, mencerminkan rasa syukur dan haru mendalam. “Kegiatan ini bukti nyata kebersamaan antarwarga di Ramadan. Semoga tradisi mulia ini berlanjut, semakin mempererat silaturahmi, dan membawa berkah melimpah,” ujarnya, suara penuh makna bergema di antara kerumunan.
Dahulu, santunan anak yatim adalah program tahunan tingkat kecamatan. Namun, seiring waktu, kegiatan mulia ini dibagi ke beberapa tempat. Demi menjaga semangat kebersamaan yang tak ternilai, Gampong Keude Baroe dan Gampong Meunasah Teungoh berinisiatif menggelar acara gabungan dua desa, langkah nyata menyatukan hati dan tangan dalam kebaikan. Tahun ini menandai keberhasilan kedua kalinya.
Camat Pante Bidari, Darkasyi, SE, mengapresiasi inisiatif luar biasa kedua desa. “Saya sangat mengapresiasi kebersamaan masyarakat Gampong Keude Baroe dan Gampong Meunasah Teungoh. Kegiatan ini mempererat silaturahmi dan menjadi ladang amal, terutama di Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya, suara penuh kekaguman.
Kapolsek Pante Bidari, Ipda Saiful Bahri, turut hadir, menunjukkan dukungan dan kepedulian dengan menyerahkan bingkisan santunan secara simbolis. Gestur tangannya lembut, menunjukkan kasih sayang dan empati tulus. “Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban mereka dan membawa kebahagiaan di Ramadan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” katanya, suara penuh harapan.
Danramil Pante Bidari turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang mempererat persaudaraan. Kehadiran Tgk Alauddin dan Tgk M Daud, mantan anggota DPRK Aceh Timur, menambah semarak acara, memberikan dukungan moral berarti bagi masyarakat dalam melestarikan tradisi kebaikan di bulan suci ini.
Anggaran kegiatan santunan sepenuhnya berasal dari sumbangan para dermawan yang peduli terhadap anak yatim, terutama menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bantuan ini diharapkan memberikan kebahagiaan dan meringankan kebutuhan anak-anak yatim menjelang hari kemenangan, memberi secercah harapan.
Selain buka puasa bersama, acara diwarnai tausiah singkat dari ulama setempat, menyejukkan hati dan jiwa. Suasana kekeluargaan hangat terasa saat hidangan berbuka puasa dinikmati bersama, menciptakan momen tak terlupakan.
Dengan suksesnya kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi serupa terus dilaksanakan, memperkuat solidaritas dan persaudaraan di Kecamatan Pante Bidari, menciptakan ikatan yang tak terputus oleh waktu
(Red)

