Subulusalam Globaldetik.com. Kerusakan lingkungan akibat ulah perusahaan acapkali terjadi di wilayah DAS perioritas Singkil Kombih-Lae Soraya Kota Subulussalam. Terkhusus diwilayah Kecamatan Sultan Daulat yang mengakibatkan wilayah Hilir kecamatan Runding terancam bencana banjir dan longsor.

Hal ini mengakibatkan tiga wilayah desa dikecamatan Sultan Daulat akan terimbas banjir bandang dan pengikisan tanah yang berakibat terancam longsor diwilayah DAS periroritas tersebut.

LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam Anton Tin meminta KPH wilayah Vl serta aparat penegak hukum Tipidter Polres Subulussalam untuk segera menghentikan kegiatan yang merusak hutan dan lahan sebagai penyangga kehidupan diwilayah Kota Subulussalam. Selama ini banjir yang dialami masyarakat Kecamatan Runding diduga karena pengrusakan lahan dan hutan penyangga dengan dalih perluasan lahan sawit oleh berbagai Perusahaan yang tak peduli atas kerusakan lingkungan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan PT Sawit Panen Terus sebaiknya dihentikan agar tidak merusak lingkungan disepanjang DAS perioritas ini. Kita minta Tipidter berani ungkap siapa masyarakay atau pejabat desa yang menjual lahan tanah negara itu ke PT Sawit Panen Terus. Disatu sisi DLHK kota Subulussalam tak bisa diharapkan untuk menghentikan kegiatan yang merusak lingkungan diwilayah kota Subulussalam” Ungkap Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam.// TIM. Inv.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *