GlobalDetik.com | Aceh Tamiang – Tanggul Di Seruway Jebol karena derasnya debet air banjir yang menerpa dan derasnya arus hujan yang turun sepanjang hari, Minggu (13/10/2024)

Sebanyak 2.066 jiwa warga Aceh Tamiang dari 695 kepala keluarga (KK) di 18 desa yang tersebar di tujuh kecamatan terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah tersebut selama dua hari terakhir.

Pejabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang, Asra, telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera mengevakuasi warga dan membangun dapur umum di lokasi terdampak banjir. Hal ini dilakukan sebagai langkah tanggap darurat menyusul jebolnya tanggul sungai di Pekan Seruway.

“Perlu segera didirikan dapur umum dan evakuasi warga yang tinggal di sekitar tanggul yang jebol,” ujar Asra di Aceh Tamiang pada hari Minggu (13/10/2024), seperti dilansir Antara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang mencatat banjir terparah terjadi di kawasan pesisir Pekan Seruway, di mana tanggul sungai jebol selebar 20 meter.

Sebanyak 479 jiwa dari total pengungsi merupakan warga Desa Pekan Seruway. Mereka kini ditampung di Pos 6 Damkar Seruway, sementara sebagian lainnya mengungsi di rumah kerabat yang tidak terdampak banjir.

Ratusan KK tidak bisa memasak di rumah. Jadi, dapur umum ini bisa digunakan untuk penanganan darurat,” Ujar Asra.

Saat ini, Pj Bupati Aceh Tamiang sedang mengkaji kemungkinan untuk meningkatkan status banjir menjadi tanggap darurat bencana, mengingat air diperkirakan akan terus naik. “Kami perkirakan air akan terus naik karena hujan masih turun di wilayah hulu, sehingga potensi banjir kiriman masih tinggi,” tambahnya.

Salah seorang warga setempat, Zulfikar, mengatakan tanggul di Desa Muka Sei Kuruk-Pekan Seruway jebol pada Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 13.00 WIB akibat arus sungai yang sangat deras. Luapan air sungai itu merendam permukiman warga dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah.

“Sebagian besar rumah yang roboh adalah rumah kayu yang berada tepat di balik tanggul yang jebol,” kata Zulfikar.

Kiranya Hujan segera reda, banjir segera surut dan kedepannya Pemerintah Aceh Tamiang Dapat menagggulangi dan mengantisipasi Banjir yang melanda Aceh Tamiang khususnya Suruway dan titik-titik rawan banjir di wilayah Aceh Tamiang di setiap tahunnya. (Saut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *