GLOBALDETIK.COM | ACEH TIMUR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur, pada Selasa, 18 Februari 2025, menyalurkan donasi lebih dari Rp 31.000.000,- kepada keluarga Bapak Surianto, korban kebakaran di Desa Suka Makmu, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur. Penyerahan donasi ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh para guru, kepala sekolah, dan wali murid di seluruh Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan ini, yang telah berlangsung sejak tahun 2022, merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dari komunitas pendidikan Aceh Timur, dan kali ini merupakan kegiatan sosial yang ke-sembilan kalinya. Penyerahan donasi dilakukan di Kecamatan Indra Makmur, dihadiri oleh perwakilan dari Disdikbud Aceh Timur dan tokoh masyarakat setempat.
Kejadian kebakaran yang menimpa keluarga Bapak Surianto terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa, 26 November 2024, di Desa Suka Makmu, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur. Kebakaran tersebut melalap habis rumah Bapak Surianto, mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda keluarga Bapak Surianto hangus terbakar. Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga Desa Suka Makmu.
Surianto, Kepala Desa Suka Makmu, yang juga menjadi korban kebakaran tersebut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diterima. “Donasi ini sangat berarti bagi keluarga saya yang kehilangan segalanya akibat kebakaran,” ujarnya dengan haru, suaranya bergetar. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarganya, seperti membangun kembali tempat tinggal yang layak huni dan memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca musibah yang menimpa. Ia juga berencana menggunakan sebagian dana untuk membeli perlengkapan rumah tangga yang hilang terbakar.
Surianto mengungkapkan rasa harunya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para pendidik dan wali murid. “Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya yang kehilangan segalanya akibat kebakaran,” ujarnya, mengulangi rasa syukurnya. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarganya, seperti membangun kembali tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dukungan dari para pendidik ini memberikan semangat baru bagi keluarganya untuk bangkit dari keterpurukan.
“Saya tidak mampu membalas kebaikan para guru, kepala sekolah, dan wali murid yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa ini,” kata Surianto, dengan mata berkaca-kaca. “Hanya Allah SWT yang dapat membalas semua kebaikan mereka.” Ungkapan kesedihan dan syukur terpancar dari raut wajahnya saat menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat senantiasa diberikan perlindungan dari musibah. Ia juga berharap agar kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, DR. M. IKHSAN AHYAT, S.STP., M.AP., mengatakan bahwa seluruh dana yang terkumpul murni berasal dari partisipasi para guru, orang tua wali murid, dan kepala sekolah. “Tidak ada anggaran dari sumber lain yang digunakan,” tegasnya. Dr. Ikhsan Ahyat berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan, menjadi contoh nyata bagi masyarakat Aceh Timur dalam membangun kepedulian sosial. “Semoga semangat gotong royong dan kepedulian ini terus terjaga dan menjadi budaya di tengah masyarakat kita,” tambahnya. Lebih lanjut, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penggalangan dana ini, dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk membantu meringankan beban warga Aceh Timur yang tertimpa musibah. Beliau juga menekankan pentingnya edukasi pencegahan kebakaran di lingkungan sekolah dan masyarakat.
(Red)

