Globaldetik.com | LHOKSUKON – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara gencar melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di wilayahnya. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., memimpin langsung monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Tradisional Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kegiatan ini bukan sekadar pengecekan biasa. Kapolres melibatkan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Selain pejabat utama Polres dan personel Polsek Tanah Jambo Aye, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dr. Murtala, M.Si., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Utara, Armelia Amri, ST., M.Si., perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Utara, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Utara, serta Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

Fokus utama monitoring ini adalah pada bahan pokok penting (bapokting), seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, dan cabai. Tim melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pedagang untuk menanyakan harga jual, stok yang tersedia, dan asal-usul barang dagangan. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap kualitas dan masa kedaluwarsa produk-produk tersebut untuk mencegah peredaran barang yang tidak layak konsumsi.

Kapolres Nanang menekankan pentingnya memastikan kelancaran distribusi bapokting hingga ke tingkat konsumen. Ia meminta kepada distributor dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat. “Kita ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjamin, terutama selama bulan Ramadhan,” ujar AKBP Nanang.

Sekda Aceh Utara, Dr. Murtala, M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas langkah proaktif yang dilakukan Polres Aceh Utara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen penuh untuk mendukung upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan sembako. “Kerjasama yang baik antara pemerintah dan aparat keamanan sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat dalam menyambut Ramadhan,” tambahnya.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan bapokting di Pasar Tanah Jambo Aye masih cukup memadai. Namun, Kapolres tetap menginstruksikan agar monitoring dan pengawasan terus dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga atau kelangkaan barang menjelang dan selama bulan Ramadhan. Polres Aceh Utara juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di pasar-pasar tradisional dan modern untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan konsumen.

Kapolres berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat merasa tenang dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan Ramadhan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak panik membeli sembako secara berlebihan. “Mari kita sambut Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketenangan,” tutup AKBP Nanang

Kabiro Aceh Utara
penulis : (Marzuki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *