GLOBALDETIK.COM | ACEH TIMUR – Di Masjid Babuttaqwa, yang terletak di jantung Polres Aceh Timur, Jumat, 7 Maret 2025, tercipta momen haru yang menyentuh hati. Bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah perwujudan nyata kepedulian, AKBP Nova Suryandaru, S.I.K., Kapolres Aceh Timur, bersama Wakapolres Kompol Iswar, S.H., dan jajaran pejabat utama, mengadakan kegiatan santunan untuk 25 anak yatim piatu. Lebih dari sekadar pemberian bantuan, acara ini menjadi jembatan penghubung antara aparat penegak hukum dan masyarakat, menciptakan ikatan yang kuat di tengah bulan suci Ramadhan.
Bukan hanya uang tunai, tetapi juga paket sembako yang penuh makna, diserahkan langsung oleh Kapolres dan para pejabat. Setiap jabat tangan, setiap tatapan mata, menceritakan kisah kepedulian yang tulus. Di balik setiap pemberian, tersirat harapan agar bantuan tersebut dapat meringankan beban dan membawa sedikit kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang kehilangan sosok orang tua. Suasana khidmat bercampur bahagia menyelimuti ruangan, menunjukkan betapa berartinya sentuhan kemanusiaan di tengah hiruk-pikuk kehidupan.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Nova Suryandaru, S.I.K., tidak hanya menyampaikan kata-kata formal, namun juga mengungkapkan pesan mendalam tentang pentingnya berbagi di bulan suci Ramadhan. Lebih dari sekadar menjalankan tugas, ini adalah panggilan hati untuk mengulurkan tangan kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya simbol kepedulian Polres Aceh Timur, namun juga merupakan refleksi dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif.
“Semoga bantuan ini membawa keberkahan, bukan hanya bagi anak-anak yatim, namun juga bagi kita semua yang terlibat,” ujar Kapolres, mengungkapkan harapannya agar aksi kebaikan ini menginspirasi lebih banyak lagi orang untuk berbagi dan menebar kebaikan. Janji untuk melanjutkan kegiatan sosial serupa selama Ramadhan bukan hanya sebuah pernyataan, melainkan komitmen yang teguh untuk terus memberikan sentuhan kemanusiaan dan menjaga keharmonisan hubungan antara polisi dan masyarakat. Doa bersama yang khidmat menutup acara, menguatkan semangat kebersamaan dan mengharapkan ridho Allah SWT atas segala kebaikan yang telah dilakukan
(Red)

