GLOBALDETIK.COM | ACEH UTARA – tengah berduka. Sabtu, 5 April 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, Aceh Utara kehilangan salah satu ulama kharismatiknya, Tgk. H. A. Gani—yang lebih dikenal dengan sebutan Abi Gani Aron—pemimpin Dayah Bustanul Sa’adah di Kecamatan Syamtalira Aron. Kabar wafatnya beliau menyebar dengan cepat, menimbulkan kesedihan mendalam di kalangan masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya. “Innalillahi Wainnailaihi Raji’un,” ungkapan duka cita bergema di berbagai platform media sosial, mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian ulama yang dikenal karena dedikasinya dalam menyebarkan ilmu agama dan membimbing masyarakat. Banyak yang mengenang kebaikan dan jasa-jasa almarhum dalam memajukan pendidikan agama dan kesejahteraan masyarakat Aceh Utara. Beliau dikenal sebagai sosok yang rendah hati, bijaksana, dan selalu mengutamakan kepentingan umat.

Kepergian Abi Gani Aron meninggalkan kekosongan yang besar bagi masyarakat Aceh Utara. Beliau bukan hanya seorang ulama, tetapi juga seorang pemimpin yang inspiratif dan teladan bagi banyak orang. Warisan ilmu, hikmah, dan amal baiknya akan tetap dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. Kiprahnya dalam mendidik generasi muda dan membimbing masyarakat dalam menjalani kehidupan sesuai ajaran agama akan selalu diingat dan dihargai.

Jenazah almarhum akan dimakamkan di Komplek Putra Dayah Bustanul Sa’adah, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu pagi, 6 April 2025, pukul 08.00 WIB, setelah prosesi salat jenazah berjemaah. Pihak keluarga dan pengurus dayah telah mempersiapkan segala keperluan untuk prosesi pemakaman tersebut. Ribuan pelayat diperkirakan akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ulama yang telah banyak berjasa bagi masyarakat Aceh Utara. Suasana duka menyelimuti Aceh Utara, namun semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan oleh almarhum Abi Gani Aron akan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berjuang dalam kebaikan dan membangun Aceh yang lebih baik.

Ironisnya, kabar duka ini datang di tengah musibah yang melanda Kabupaten Pidie. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada hari yang sama telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah lapak dagangan warga di Dusun Bubu, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse. Musibah ini menambah kesedihan masyarakat Aceh, yang harus menghadapi dua peristiwa menyedihkan dalam satu hari. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan bagi seluruh masyarakat Aceh dalam menghadapi cobaan ini.

Penulis : (Balia)
Editor : Ampon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *