Rundeng, Subulussalam  globaldetik.com Camat Rundeng, T. RIDWAN SAIDI, SKM, memimpin mediasi terkait sengketa lahan antara PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) dan masyarakat Desa Tanah Tumbuh di Aula Kantor Camat Rundeng. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kota Subulussalam, Mukim Tulang, Danramil Rundeng, dan Kapolsek Rundeng.07/11/2025.

Dalam mediasi tersebut, masyarakat Desa Tanah Tumbuh menyampaikan keberatan mereka terkait klaim lahan oleh PT ASN. Mereka menyatakan bahwa tidak ada penjualan lahan yang dilakukan oleh masyarakat kepada perusahaan tersebut. Selain itu, mereka juga mempertanyakan proses CRS dan PLSMA (Pengadaan Lahan untuk Pembangunan Strategis Masyarakat) yang diklaim telah dilakukan oleh PT ASN.

Camat Rundeng, T. Ridwan Saidi, menghimbau kedua belah pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana. “Kami berharap agar kedua belah pihak dapat menahan diri dan mengedepankan musyawarah untuk mencapai solusi yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat meminta PT ASN untuk menyiapkan dokumen-dokumen terkait kepemilikan lahan yang menjadi sengketa. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses verifikasi dan mencari titik temu antara kedua belah pihak.

Kepala Desa Tanah Tumbuh juga menyampaikan bahwa masyarakat telah mengajukan permohonan program plasma kepada Pemerintah Kota Subulussalam pada tahun 2015, saat almarhum Bapak Merah Sakti Kombih menjabat sebagai Walikota. Permohonan tersebut tertuang dalam surat nomor 525/01/W/75.020.1.

Mediasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyelesaikan sengketa lahan yang telah berlangsung cukup lama. Pemerintah Kecamatan Rundeng berkomitmen untuk memfasilitasi dialog antara masyarakat dan PT ASN, dengan tujuan mencapai solusi yang adil dan menguntungkan bagi semua pihak.

Penyelesaian sengketa lahan ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kecamatan Rundeng, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tanah Tumbuh.tutup nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *