SUBULUSSALAM –Globaldetik.com Ketua Karang Taruna DPC Kota Subulussalam mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada dan teliti terhadap beredarnya berita bohong (hoaks) serta pesan berantai yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat diingatkan agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming hadiah gratis, seperti klaim kuota internet atau pulsa gratis yang kerap mengatasnamakan perusahaan besar maupun lembaga pemerintah.

“Kami meminta masyarakat untuk lebih jeli dan tidak langsung terpengaruh oleh pesan-pesan penawaran hadiah gratis. Hasilnya sering kali nihil, bahkan bisa membuat kita menjadi korban penipuan,” tegas Ketua Karang Taruna DPC Kota Subulussalam.
Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai
Fenomena penipuan bermodus phishing kini makin marak beredar melalui aplikasi pesan instan dan media sosial. Salah satu contoh nyata yang baru-baru ini beredar adalah tawaran kuota gratis atas nama operator seluler (seperti Telkomsel) dalam rangka perayaan HUT RI.

Setelah ditelusuri, informasi tersebut dipastikan hoaks. Tautan (link) yang disebarkan tidak berasal dari saluran resmi, melainkan modus kejahatan untuk mencuri data pribadi (phishing) milik pengguna.
Ciri-Ciri Pesan Penipuan & Langkah Pencegahan:
Menggunakan Tautan (Link) Tidak Resmi: Alamat situs web biasanya mencurigakan dan tidak menggunakan domain resmi perusahaan.
Iming-Iming Hadiah Menarik: Memanfaatkan momen tertentu (seperti perayaan hari besar atau ulang tahun perusahaan) untuk menarik perhatian korban.
Meminta Data Pribadi: Pengguna diminta mengisi formulir berisi nama, nomor telepon, hingga data perbankan atau kode OTP.
Karang Taruna DPC Kota Subulussalam mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip Saring Sebelum Sharing. Jika menerima informasi atau pesan yang mencurigakan, pastikan untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui media sosial atau layanan pelanggan (customer service) resmi instansi terkait sebelum membagikannya.pungkas wahda ketua karang taruna DPC kota Subulussalam#/raja uli/#

