Globaldetik.com | KOTA LANGSA – Suasana hikmat menyelimuti penyerahan bantuan kitab kepada 65 santri di Gampong Alue Beurawe, Rabu (4/6/2025). Geuchik Nurdin memimpin acara simbolis di halaman Polindes, disaksikan para santri, tokoh masyarakat, Camat, Danramil, Kapolsek Langsa Kota, dan perwakilan dari Kecamatan, Koramil, dan Polsek Langsa Kota. Keakraban dan kebersamaan terasa dalam acara penuh makna ini.

Para santri, berasal dari berbagai pesantren dan dayah di Kota Langsa dan sekitarnya, menerima bantuan ini. Hal ini menegaskan komitmen Pemerintah Gampong Alue Beurawe dalam mendukung pendidikan agama generasi muda, di mana pun mereka menuntut ilmu. Bantuan kitab diharapkan memotivasi mereka untuk terus memperdalam pemahaman agama Islam.

Program bantuan kitab ini telah berlangsung tiga kali, menunjukkan konsistensi dan kepedulian Pemerintah Gampong Alue Beurawe terhadap pendidikan agama. Geuchik Nurdin menyampaikan rasa syukur dan harapan agar bantuan ini memberi manfaat besar bagi para santri.

Bantuan ini bukan hanya pemberian bahan bacaan keagamaan, tetapi juga apresiasi atas perjuangan santri dalam menuntut ilmu. Ketersediaan kitab diharapkan membantu mereka fokus belajar dan memahami ajaran Islam lebih mendalam, serta memotivasi mereka meraih cita-cita.

 

Pemerintah Gampong Alue Beurawe berencana menambah jumlah penerima bantuan menjadi 100 santri pada penyaluran selanjutnya. Hal ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan kepedulian terhadap kebutuhan santri.

Geuchik Nurdin juga menekankan pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat. Bantuan ini diharapkan mendukung pembentukan generasi muda yang berkualitas dan beriman.

Penyaluran bantuan kitab ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Bantuan ini memberi manfaat langsung bagi para santri dan berdampak positif bagi perkembangan pendidikan agama di Gampong Alue Beurawe. Semoga program ini berlanjut dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya para santri, membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *