Globaldetik.com | ACEH TIMUR – Innalillahi wa innailaihi Raji’un Telah meninggal dunia sosok pejabat yang dihormati dan dikenal luas di lingkungan pemerintahan daerah, yakni Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Timur, Bapak Mukhtardin, S. Sos, M. AP. Kabar duka ini menyebar dengan cepat di kalangan pegawai, mitra kerja, serta masyarakat luas yang mengenal beliau sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam mengabdi untuk kemajuan daerah selama masa pengabdiannya.

Kepergian beliau terjadi pada hari ini, tanggal 21 Mei 2026, tepat di waktu sore saat suasana mulai tenang, menandai berakhirnya masa tugas dan perjuangan beliau di dunia. Seluruh keluarga besar Pemerintah Kabupaten Aceh Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya sosok pemimpin yang senantiasa bekerja tulus dan ikhlas demi kepentingan bersama serta pelayanan kepada masyarakat.

Berita kepergian Bapak Mukhtardin, S. Sos, M. AP ini dikonfirmasi terjadi pada pukul 15.34 WIB, saat kondisi kesehatan beliau perlahan melemah hingga akhirnya dipanggil menghadap Sang Pencipta. Waktu berpulang ini menjadi momen yang sangat menyentuh hati bagi semua orang yang ada di sisi beliau, serta menjadi kenangan mendalam bagi siapa saja yang selama ini bekerja sama dan berinteraksi dengan beliau.

Tempat berpulang beliau tercatat di Rumah Sakit Langsa, tempat di mana beliau mendapatkan perawatan medis terbaik dan pendampingan sepenuh hati hingga napas terakhirnya. Di lokasi inilah, di tengah perjuangan melawan sakit yang diderita, akhirnya takdir Tuhan menetapkan beliau untuk kembali ke pangkuan-Nya dengan damai dan penuh ketabahan.

Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Timur, almarhum dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, tegas namun santun, serta selalu mengutamakan keteraturan dan pelayanan yang baik dalam setiap kebijakan yang diambil. Nama beliau akan selalu terpatri dalam ingatan sebagai sosok yang telah banyak memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga demi tertatanya urusan pertanahan dengan baik dan benar di wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Kehilangan ini tentu dirasakan sangat mendalam, bukan saja bagi keluarga tercinta yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh jajaran pegawai di lingkungan Dinas Pertanahan maupun instansi lain yang pernah bekerja bersamanya. Ketiadaan beliau meninggalkan kekosongan yang besar, namun jejak kebaikan, ilmu, dan teladan yang ditinggalkan akan terus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua yang masih ditinggalkan.

Kami segenap masyarakat dan mitra kerja turut mendoakan, semoga amal ibadah, pengabdian, dan kebaikan yang telah beliau lakukan selama hidup diterima oleh Allah SWT, serta beliau ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami memohon agar senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang luas dalam menghadapi ujian yang besar ini. Innalillahi wa innailaihi Raji’un.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *