Globaldetik.com | KOTA LANGSA – Suasana hangat yang dipenuhi rasa kebersamaan tampak begitu menyelimuti kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa pada Minggu pagi, 17 Mei 2026. Ratusan warga yang datang dari berbagai kalangan usia dan latar belakang memadati sepanjang jalur Car Free Day (CFD), menikmati waktu luang berharga bersama keluarga tercinta, sembari berolahraga dan bersilaturahmi di ruang terbuka publik yang kini kembali hidup dan berdenyut penuh semangat.

Gema tawa riang anak-anak yang bermain, langkah santai warga yang berjalan kaki, hingga irama gerakan senam sehat yang serentak berpadu menjadi satu warna indah tersendiri. Kehidupan sosial yang sempat terhenti akibat bencana banjir, kini kembali berputar dan menyala, disambut dengan antusiasme tinggi dan sukacita besar oleh seluruh masyarakat Kota Langsa yang merindukan momen kebersamaan ini.

Kegiatan Car Free Day ini merupakan salah satu bagian dari 22 Program Unggulan Pemerintahan Langsa Juara di bawah kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Jeffry–Haikal. Kini, program tersebut perlahan namun pasti telah menjelma menjadi sesuatu yang jauh lebih berharga; bukan sekadar agenda rutin olahraga belaka, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang kebahagiaan sejati serta wadah yang mempererat kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakatnya.

Kehadiran langsung Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, di tengah kerumunan warga pun disambut dengan hangat dan gembira. Dengan penuh keakraban dan kerendahan hati, ia berkeliling menyapa satu per satu warga, berbincang secara santai mendengarkan aspirasi, hingga sepenuhnya berbaur menyatu dengan masyarakat yang hadir menikmati suasana pagi yang cerah tersebut.

Di sela-sela kesibukan dan kegembiraan kegiatan, Jeffry menegaskan kembali komitmen pemerintah bahwa Car Free Day akan terus dilaksanakan secara rutin dan konsisten setiap hari Ahad. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menjaga derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kota Langsa.

“Kegiatan ini kita fokuskan untuk menjaga kebugaran masyarakat melalui aktivitas seperti senam sehat dan jalan santai. Namun yang paling penting, CFD menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga Kota Langsa,” ujarnya menegaskan makna utama dari penyelenggaraan acara ini.

Menurut pandangan Jeffry, meningkatnya jumlah partisipasi masyarakat yang terlihat sangat banyak dan bersemangat dalam pelaksanaan CFD kali ini menjadi sebuah pertanda baik. Hal itu menandakan bahwa semangat warga mulai tumbuh kembali dan bangkit tegak berdiri pasca musibah banjir besar yang sempat melanda dan mencemaskan wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Tak hanya berfungsi sebagai ruang olahraga dan interaksi sosial, CFD kali ini juga turut menghadirkan angin segar dan harapan baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Berbagai stan dan kios usaha milik masyarakat tampak ramai dikunjungi dan dipadati pembeli. Mulai dari aneka kuliner lezat, minuman segar penyegar dahaga, hingga beragam produk kreatif karya tangan lokal ikut meramaikan suasana dan memeriahkan perekonomian warga.

Alunan nada musik yang dibawakan secara langsung, aktivitas senam sehat yang penuh semangat, hingga promosi dan transaksi produk UMKM yang berjalan lancar menjadikan kawasan Lapangan Merdeka terasa jauh lebih hidup, ceria, dan penuh dengan energi positif yang menular ke setiap sudut tempat.

Melalui penyelenggaraan CFD ini, Pemerintah Kota Langsa memiliki tujuan mulia, yakni ingin menghadirkan ruang publik yang sehat, ramah, dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat. Sebuah tempat di mana warga dapat saling menyapa dengan senyum, bergerak maju bersama-sama, dan senantiasa memperkuat rasa persaudaraan yang kokoh di tengah kehidupan kota yang sedang berbenah dan bangkit kembali.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *