Lhokseumawe– Momentum Wisuda Angkatan XIII Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menjadi panggung pendorong sinergi antar alumni. Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN SUNA, Muhammad Adam, M.Ed., menyerukan pentingnya memperkuat kolaborasi, merawat silaturahmi, serta menjaga integritas nama baik kampus di Auditorium UIN SUNA, Buket Rata, Kamis (29/10/2026).
Dalam pidatonya, Adam menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal pengabdian nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Menyatu dalam Ekosistem Alumni
Menghadapi tantangan dunia profesional, Adam menilai modal terbesar alumni UIN SUNA terletak pada keberagaman sektor yang mereka tempati—mulai dari pemerintahan, pendidikan, kewirausahaan, hingga dunia politik. Keahlian dan jejaring yang tersebar luas ini harus dihimpun agar tidak bergerak secara parsial.
”Tantangan kita hari ini adalah menyatukan potensi alumni yang luar biasa agar tidak berjalan sendiri-sendiri. IKA UIN SUNA hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memfasilitasi komunikasi dan membuka peluang kontribusi nyata,” tegas Adam.
Ia menambahkan, kesuksesan individu perlu ditransformasikan menjadi ekosistem kebersamaan. Lewat jaringan alumni yang solid, program-program strategis seperti pendampingan karier, pertukaran pengetahuan, pengembangan bisnis, hingga aksi sosial dapat tumbuh lebih optimal.

Integritas dan Silaturahmi yang Menghidupkan
Selain kolaborasi, Adam berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk mengedepankan integritas, profesionalisme, dan akhlak mulia dalam menjajaki dunia kerja. Ia menekankan bahwa hubungan alumni tidak boleh berhenti pada seremonial semata, melainkan menjadi ikatan hidup yang saling menopang.baik dengan sesama lulusan, para dosen, maupun keluarga besar UIN SUNA.
Menurutnya, ikatan alumni harus melampaui hubungan formal dan seremoni, menjadi hubungan yang hidup, saling menguatkan, serta mampu menghadirkan manfaat dalam perjalanan karier dan pengabdian setiap anggotanya.
Menutup arahannya, Adam mengajak seluruh lulusan Angkatan XIII untuk aktif mengambil peran dalam keluarga besar IKA UIN SUNA.
”Kekuatan alumni bukan hanya terletak pada jumlahnya, melainkan pada kemampuan kita untuk bersatu dan saling percaya. Mari jadikan IKA UIN SUNA sebagai jembatan potensi dan wadah pengabdian demi kemajuan almamater serta kemaslahatan umat,” pungkasnya.

