GLOBALDETIK.COM|ACEH UTARA-Sejumlah pedagang sembako di Pasar Rakyat Kota Panton Labu Kabupaten Aceh Utara mengaku sudah lebih mudah mendapatkan pasokan MinyaKita. Produk minyak goreng eceran yang disubsidi pemerintah itu untuk saat ini stocknya melimpah.
Amatan Globaldetik.com,sejumlah pedagang sembako di Pasar Rakyat Kota Panton Labu kompak membanderol harga Minyakita di Rp18.000 per liter.
Salman , salah seorang pedagang di Pasar Rakyat, mengaku menjual Minyakita di angka tersebut karena harga modal belinya sudah mahal.
“Masih mahal harga Minyakita. Kita jual Rp18.000 (per liter). Modalnya saya ngambil Rp 16.333 per liter, paling saya cuma ambil untung Rp1.000-Rp1.500 saja sih. Belum ada turun dari kemarin, masih tinggi juga harganya segini,” tutur Salman saat ditemui Globaldetik.com
Lain lagi cerita Adi pedagang rempah-rempah di Pasar Tradisional Kota Panton Labu, menjual Minyakita di atas harga eceran tertinggi.
Minyakita dijual di sekitar harga Rp 18000 untuk setiap liternya.
Harga jual Minyakita yang di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah telah berlangsung sejak beberapa bulan tahun lalu.
Para pedagang di pasar tradisional mengaku tidak mampu menjual sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan yakni Rp 15.700 sebab selisih harga dari distributor sudah sangat tipis.
“Meskipun pasokannya lancar,
harganya kan sudah naik, dari distributor sudah Rp 15.700 (per liter), kita bingung jualnya berapa, terus dari sananya,”ujar Adi
(AR)

