GLOBALDETIK.COM MEDAN  –Dua warga Aceh, Wahyuddin (32) dari Gampong Cot Muda Itam, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dan Saiful Bahri (25) dari Gampong Meunasah Tutong, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, berhasil dipulangkan ke tanah air dari Malaysia. Keduanya dalam kondisi kesehatan yang memburuk dan tiba di Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara, Selasa (11/3/2025) pukul 09.30 WIB.

Dari pantauan Globaldetik.com, Wahyuddin dan Saiful Bahri kemudian dibawa ke kediaman masing-masing menggunakan minibus Hiace yang difasilitasi oleh Haji Uma, Anggota DPD RI asal Aceh. Wahyuddin kembali ke Gampong Cot Muda Itam, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, sementara Saiful Bahri pulang ke Gampong Meunasah Tutong, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara.

Proses pemulangan diawali dengan surat permohonan bantuan dari Kepala Desa (Keuchik) masing-masing Gampong kepada Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, untuk memfasilitasi pemulangan warganya yang sakit di Malaysia. Pemulangan Wahyuddin dan Saiful Bahri difasilitasi oleh Haji Uma dan Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM).

Biaya pemulangan Wahyuddin mencapai Rp 13.900.000, terdiri dari donasi PPAM sebesar Rp 3.700.000 dan dari keluarga Rp 10.200.000. Sementara biaya pemulangan Saiful Bahri juga mencapai Rp 13.900.000, dengan sumbangan dari Haji Uma sebesar Rp 2.050.000 (termasuk transportasi dari Malaysia ke Aceh) dan sisanya, Rp 11.850.000, ditanggung oleh keluarga.

Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma), menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya tim PPAM di Malaysia. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pemulangan ini,” ujarnya.

M. Nur, orang tua Saiful Bahri, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Haji Uma, Ketua PPAM Teuku Ricky beserta tim, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pemulangan anaknya. Senada dengan itu, Rahmad, pihak keluarga Wahyuddin, juga mengucapkan terima kasih kepada Haji Uma dan tim PPAM atas bantuan yang diberikan. Keberhasilan pemulangan ini menunjukkan kepedulian dan kerjasama yang baik antar berbagai pihak dalam membantu warga Aceh yang membutuhkan.

(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *