ACEH, SUBULUSSALAM — Globaldetik.com Menjelang peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang jatuh pada tanggal 15 Agustus 2026, Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Subulussalam menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya atas keberlanjutan perdamaian di Tanah Rencong.
Ketua KPA Wilayah Subulussalam, Tgk Suprida, menyampaikan pesan penting terkait komitmen bersama dalam merawat perdamaian yang telah terbina sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki.
”Selamat dan sukses atas Peringatan Hari Damai Aceh XXI. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali pelaksanaan penyelesaian konflik secara damai, menyeluruh, berkelanjutan, dan bermartabat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Tgk Suprida.
Ia juga menekankan bahwa semangat perdamaian Aceh harus terus dilandasi oleh nilai-nilai utama, yaitu martabat, keadilan, dan harapan (Dignity, Justice, and Hope).
Melalui semangat ini, KPA Wilayah Subulussalam berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat terus bersinergi menjaga stabilitas serta mempercepat pembangunan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Aceh, khususnya di wilayah Subulussalam.
Tepat pada momen peringatan Hari Damai Aceh ke-21 ini, Tgk Suprida secara tegas meminta kepada Pemerintah Pusat agar dapat segera mengimplementasikan seluruh butir-butir MoU Helsinki yang telah disepakati bersama pada 15 Agustus 2005 antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan perdamaian, menuntaskan amanat perjanjian damai, serta mewujudkan Aceh yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Rd

