Global Detik,Com | KOTA LANGSA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa secara resmi menegaskan sikap tegas dan komitmen untuk menangani dampak pasca bencana banjir yang baru-baru ini melanda masyarakat Kota Langsa, dalam acara yang diadakan pada Kamis, 4 Desember 2025. Acara ini menjadi titik awal upaya terkoordinasi untuk membantu warga yang mengalami kesulitan akibat banjir yang meluas dan mempengaruhi sebagian besar wilayah kota.

Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, yang didampingi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa Melvita Sari, SAB, Sekretaris Daerah (Sekda) Dra. Suhartini, S.Pd, M.Pd, beserta seluruh jajaran pejabat pemerintah kota, menyampaikan pernyataan tersebut secara terbuka di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Langsa. Tempat ini dipilih karena Dinas Kesehatan juga turut berperan dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah situasi pasca banjir yang membuat lingkungan rawan penyakit.

Pada saat itu, Jeffry Sentana S Putra secara tegas mengatakan bahwa kebijakan penanggulangan pasca banjir ini dibuat secara langsung dan cepat untuk menangani situasi yang masih darurat ditengah dampak banjir yang membuat banyak warga kehilangan akses ke tempat tinggal dan kebutuhan dasar. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini dirumuskan setelah melakukan pengecekan lapangan dan mendengarkan laporan dari para pejabat kecamatan serta geuchik tentang kondisi yang dialami masyarakat.

Kebijakan dalam bentuk bantuan yang diumumkan tersebut merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Langsa untuk membantu masyarakat yang tengah dilanda kesusahan akibat dampak banjir di Kota Langsa. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban finansial dan kebutuhan dasar warga yang telah kehilangan sebagian atau seluruh barang milik akibat air banjir yang membanjiri rumah mereka.

“Stimulus bantuan tersebut terbagi dua yakni bantuan langsung tunai dan bantuan langsung pangan,” jelas Jeffry Sentana. Ia menambahkan bahwa pembagian bantuan dalam dua bentuk ini ditujukan agar warga dapat menggunakan tunai untuk kebutuhan yang spesifik seperti perbaikan rumah atau barang yang rusak, dan pangan untuk kebutuhan sehari-hari yang mendesak.

Adapun bantuan tunai yang dimaksud ialah bantuan dalam bentuk uang yang akan dibagikan sebesar Rp. 200.000,- per Kepala Keluarga (KK), kepada seluruh 55.963 KK atau tepatnya seluruh masyarakat Kota Langsa. “Bantuan ini akan disalurkan pada mulai Jum’at 5 Desember 2025 besok dan dapat diambil di Kantor Geuchik masing-masing,” jelas Jeffry Sentana. Selanjutnya, untuk bantuan langsung pangan ialah bantuan berupa Beras 5 kg yang juga akan dibagikan kepada 55.963 KK yang tersebar di lima Kecamatan dalam wilayah Kota Langsa. “Untuk data penerima bantuan sesuai data resmi yang ada dan terdata di admin Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa,” tegas Walikota Langsa Jeffry Sentana.

Semoga dengan adanya bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Langsa ini dapat benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat, membantu merecovery kondisi rumah dan barang milik, serta mendorong Kota Langsa kembali seperti biasa dengan cepat dan penuh semangat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *